Sengit

Oleh. Ummu Shofiyah
(Kontributor MazayaPost.com)

Kata “dungu” wira-wiri di media sosial
Beterbangan melabeli penguasa yang dikira kurang akal
Ucapan tajam penuh framing emosional
Sengit terus tampil dalam balutan logika intelektual

Ke sana ke sini begitu sengit
Menentang punggawa yang zalimnya selangit
Membela rakyat yang terimpit
Menerjang kebijakan tanpa menjerit

Tampak tak berminat kuasa
Ajakan mengabdi akan ditolak segera dengan saksama
Sial denting jabatan di istana menggoda
Irama sengit akankah berbeda?

Pengkritik berisik telah dilantik
Sengitnya dilirik
Jadi juga meski terlihat tak tertarik
Sumpah jabatan bergema di dalam dinding yang berbisik

Bukan hanya satu
Dia bersama orang-orang yang dianggap bermutu
Menjadi penasihat orang penting yang mungkin banyak keliru
Entah bagaimana kezaliman akan mendapat restu

Sengit katanya akan berpindah di dalam
Apakah mungkin saat puluhan juta tak lagi temaram
Jangan-jangan banyak mantuk-mantuk dan terdiam
Membiarkan akal sehat karam

Untung mungkin bisa diraih
Tapi sial makin berbuih
Sengit yang mana ‘kan terus gigih
Berjuang dalam kedunguan yang tumpang-tindih

Nahas mengudara
Di balik efektivitas terbit puluhan juta
Bukan untuk satu atau dua
Membeli sengit dalam derap suara

Views: 0

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi