Sosok

Yang Terlahir untuk Dikhianati

Oleh. Ustaz Deden Muhammad Makhyaruddin Imperium Mongol (Tartar), setelah menaklukan seluruh Tiongkok, mengarahkan agresinya ke wilayah-wilayah Islam. Dimulai dari negeri-negeri di belakang sungai Oxus (Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan) yang tengah lemah-lemahnya akibat konflik internal. Kota-kota besar Islam, seperti Samarkand, Bukhara, dan Khurasan jatuh satu per satu ke tangan Mongol. Target

Selengkapnya
blank

Berebut Sandal Guru

Oleh: Ustaz Budi Ashari, Lc. Siapa yang tidak kenal Khalifah besar Harun Ar Rasyid. Harun sangat serius mendidik calon penggantinya kelak. Apalagi kekuasaannya terbesar dan terkuat di muka bumi saat itu. Al Amin dan Al Makmun. Mereka belajar dari banyak ahli ilmu. Di antaranya belajar kepada alim besar bernama Al

Selengkapnya
blank

Ketika Imam As-Syirazi Dipanggil Syekh oleh Nabi dan Dijuluki “Merpati Masjid”

Oleh. K.H. Hafidz Abdurrahman Penulis kitab “At-Tanbih fi Al-Fiqh As-Syafii”, Imam As-Syirazi Al-Firuzabadi, menuturkan beliau bermimpi bertemu Nabi, menanyakan sejumlah hadits yang beliau dapatkan, Nabi memanggilnya dengan sebutan, “Ya Syekh…” Panggilan yang membuatnya mendapatkan kehormatan dari Nabi. Kitab Tanbih sendiri ditulis dengan apik oleh penulisnya, untuk menghimpun pandangan Imam Syafii,

Selengkapnya
blank

Imam Syafi’i dan Murid “Slow Learner”

___ Sangat mengesankan pada apa yang ditulis oleh Imam Baihaqi dalam kitab Manaqib Imam Syafii, bagaimana cara Imam Syafii, sebagai guru mengajar salah satu muridnya yang sangat lamban dalam memahami pelajaran. Sang Murid itu adalah Ar Rabi’ bin Sulaiman, murid paling slow learner. Berkali-kali diterangkan oleh sang guru Imam Syafii,

Selengkapnya
blank

Teladan dan Nasihat Ibrahim bin Adham

Oleh: Ustaz Arief B. Iskandar (Khadim Ma’had Wakaf Darun Nahdhah Al-Islamiyah Bogor) IBRAHIM BIN ADHAM rahimahulLaah adalah seorang ulama besar yang tsiqah, wara’, dan zuhud (Al-Khathib al-Baghdadi, Taariikh Baghdaad, 3/219). Ia dikenal sebagai salah seorang Sulthaan al-Awliyaa’. Bahkan menisbatkan Sulthaan al-Awliyaa’ kepada Ibrahim bin Adham (w. 206 H) telah amat

Selengkapnya
blank

PEDULI, BUKAN SEKADAR BASA-BASI

Oleh: Arief B. Iskandar (Khadim Ma’had Wakaf Darun Nahdhah al-Islamiyah Bogor). IMAM IBNU SIRIN rahimahulLaah, seorang ulama besar dari kalangan Tabi’in, suatu saat bertanya kepada seseorang, “Bagaimana kabarmu?” Orang itu balik bertanya, “Bagaimana jika ada orang yang memiliki hutang 500 dirham, sedangkan ia juga harus menanggung nafkah keluarganya?” Imam Ibnu

Selengkapnya
blank

MAKIN BANYAK MAKAN, MAKIN GIAT IBADAH

Oleh: Arief B. Iskandar (Khadim Ma’had Wakaf Darun Nahdhah al-Islamiyah Bogor) IMAM ats-Tsauri rahimahulLaah suatu saat menyantap menu makan malam hingga kenyang. Usai makan, beliau berkata, “Sesungguhnya seekor keledai, jika pakannya ditambah, maka kerjanya pun akan lebih lama.” Setelah itu Imam ats-Tsauri pun melaksanakan shalat malam lebih lama dari biasanya

Selengkapnya