Study Islam

TAKWA, SENJATA MENGEMBALIKAN KEJAYAAN ISLAM

KHUTBAH PERTAMA إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا محَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #30

Kalau belajar Qur’an, berapa kitab tafsir yang harus dibaca? Imam At-Thabari menulis 30 jilid tafsirnya, seribu halaman satunya. Memahami Qur’an mustahil diselesaikan oleh satu manusia. Setiap saat akan terus bermunculan ayat-ayat yang menggetarkan jiwa. Namun biarlah, ini baru sebuah mula. Akan diteruskan bila waktunya tiba. Dan seandainya pohon-pohon di bumi

IDUL FITRI 1445 H: ANTARA KEGEMBIRAAN, PENDERITAAN DAN HARAPAN AKAN MASA DEPAN GEMILANG

 KHUTBAH PERTAMA   السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ   اَللّٰهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللّٰهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً، لَا اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ،   صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #29

Pejuang sejati di setiap zaman selalu ada Jika mereka lelah karena mengusung kebenaran, maka Allah akan kembali menguatkannya. Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka akan ada banyak yang rela menggantikannya Dakwah tidak pernah kehabisan pejuang, sekalipun ada yang gugur di jalannya. Kereta dakwah akan terus melaju menghancurkan setiap

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #28

Ini pertanyaan yang menggelayuti para atheis sekian lama Mengapa Tuhan kalau memang ada dan Serba Bisa, tidak menolong orang yang susah atau teraniaya? Mengapa Tuhan kalau memang ada dan Maha Kuasa, tidak menyembuhkan orang-orang sakit yang terus berdoa? Mengapa Tuhan kalau memang ada dan Maha Perkasa, tidak menyelamatkan orang-orang yang

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #27

Mengapa di dunia ada banyak pendapat bahkan agama ? Mengapa tiap pendapat juga didukung kelompok yang beraneka ? Lantas yang harus kita ikuti itu yang mana ? Mengapa Tuhan menciptakan ini semua ? Ternyata semua ini bagian dari rencanaNya ! Untuk menguji kita agar untuk kebaikan saling berlomba ! Dan

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #26

Khalifah al-Mansyur minta nasehat kepada Muqatil bin Sulaiman sang ulama. Muqatil berkata, “Umar bin Abdul Aziz punya 11 anak. Saat wafat, beliau wariskan kurang dari satu Dinar ke tiap anaknya ! Sedang Hisyam bin Abdul Malik juga punya 11 anak, dan mewariskan dinar ke tiap anaknya sebanyak sejuta! Sungguh kudapati

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #25

Siapakah orang yang benar-benar perkasa? Bukan orang yang mampu melemparkan lawannya! Ada saat-saat dia merasa oleh suatu kaum dizalimi. Atau diperlakukan sedemikian buruk yang membuatnya benci. Suatu saat dia memiliki kekuasaan di atas mereka. Dia memiliki kesempatan untuk membalas semuanya. Namun ayat ini membuatnya tertegun karenanya. Dia istighfar, menyesal, semoga

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #24

Ibnu Mas’ūd berkata, Rasulullah berkata kepadaku, “Bacakan Al Quran kepadaku!” Maka kukatakan kepada beliau, “Ya Rasulullah! Apakah saya bacakan Al Quran kepadamu padahal Al Quran itu diturunkan kepadamu ?!” Beliau menjawab, “Sungguh aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.” Maka kubacakan surah An-Nisā`, hingga ketika aku telah sampai pada ayat

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #23

Ini Harvard Law School, sekolah hukum paling top di Amerika! Di Hall of Justice, terpampang aneka kalimat bijaksana. Dan oh, di antara kalimat-kalimat itu ada ayat Surat An Nisa’. Ayat itu benar-benar jauh mendahului zamannya! Kubertanya, mungkinkah kalimat ini muncul dari gurun berfatamorgana? Ataukah kalimat itu turun dari Yang Maha

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #22

Wajah para pengungsi Palestina itu menghantuinya. Mereka diusir dari tanah-tanah mereka sendiri, dan nyaris tak ada negeri menolongnya. Bayangkan, di Mahsyar nanti keluhan mereka akan ditanyakan ke kita? Mengapa kita tidak mengirim pasukan untuk membebaskan mereka? Mengapa kalian tak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang lemah baik laki-laki,

DETIK-DETIK AYAT MENYENTUH #21

Bagi kita, antonim itu lawan kata. Menangis itu lawannya tertawa. Kondisi mati itu hidup lawannya. Kelamin lelaki itu lawan wanita. Dan miskin itu lawan dari kaya. Tapi yang ini bukan kata yang biasa dibayangkan manusia! Ini hanya diksi yang pasti buatan Sang Pencipta dunia! Karena miskin itu bukan desain dari