Khilafah adalah Perisai Umat dan Harapan Pembebasan Palestina

Oleh. Nisa Muanis
(Kontributor MazayaPost.com)

Update laporan terbaru dari lembaga PBB menyatakan bahwa Zion*s Isr4el sengaja menargetkan serangan terhadap anak-anak di Gaza. Sejak operasi militer dimulai pada Oktober 2023, sedikitnya lebih dari seribu anak telah syahid. PBB menyebutbahwa Israel secara langsung mengincar anak-anak Palestina dengan menembak organ-organ vital mereka menggunakan persenjataan presisi yaitu drone quadcopter dan penembak jitu. Ini menjadi bukti bahwa hampir setiap hari ada anak di Gaza yang kehilangan nyawanya (bbc.com 24/06/2026).

Tidak hanya itu, Zion*s melakukan serangan menggunakan senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap bangunan permukiman, sekolah, dan kamp pengungsian yang dipadati anak-anak. PBB juga melaporkan adanya kekerasan seksual dan serangan terhadap rumah bersalin dan pediatrik di Gaza. Pola Ini dinilai sebagai pola sistematis untuk menghambat bahkan menghancurkan akses anak-anak untuk menerima perawatan (bbc.com, 24/06/2026).

PBB menegaskan bahwa operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut (bbc.com 24/06/2026). Menurut pernyataan yang dirilis UNICEF (un.org 2/02/2026) setidaknya hingga 3 Februari 2026, ribuan anak-anak Gaza mengalami luka-luka, ribuan lainya disabilitas permanen dan ribuan lainya mengalami gangguan kesehatan mental akibat genosida. diperparah dengan kerusakan infrastruktur dan keterbatasan akses kemanusiaan. Apa yang terjadi ini merupakan tindakan Genosida terhadap anak-anak di Palestina.

Zioni*s dengan sengaja menargetkan anak-anak Gaza dan warga sipil juga fasilitas penopang hidup rakyat Palestina seperti pengrusakan rumah, sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur penting. Tentu ini bukan dampak perang melainkan bentuk penjajahan dan Genosida, ini adalah upaya sistematis untuk mengurangi keberlangsungan generasi penerus dengan banyaknya korban anak-anak dan melenyapkan muslim di Palestina.

Zioni*s menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan mereka yaitu menguasai seluruh wilayah Palestina dan mewujudkan Isr**l raya. Genosida tetap dilakukan Zioni*s Meski telah disepakati gencatan senjata dan mendapatkan berbagai tekanan sosial, mereka tetap melancarkan serangan terhadap warga sipil dan anak-anak Palestina, mereka melanggar semua kesepakatan itu dan bahkan tidak memedulikan kecaman dari lembaga PBB.

Solusi penyelesain untuk Palestina tidak dapat bergantung pada harapan bahwa kebijakan Isr**l akan berubah melunak dengan (misalnya dengan pergantian PM). Selama puluhan tahun, berbagai resolusi PBB belum mampu menghentikan kebiadaban Zion*s dan memberikan keadilan bagi rakyat Palestina. Apalagi dengan dunia Islam yang dimana para pemimpin Islam bukanya berpihak terhadap Palestina malah semakin dekat dan merapat pada AS dan Zioni*s, karena faham nasionalisme sehingga mereka lebih mengutamakan kepentingan nasional masing-masing dan politik kapitalistik yaitu dinamika politik dan ekonomi Internasional.

Harapan Pembebasan Palestina satu-satunya adalah melalui tegaknya kembali (Khilafah) sebagai Institusi politik yang menyatukan semua kaum muslim dibawah satu kepemimpinan. Dengan itu, umat Islam sedunia akan memiliki kembali seorang khalifah (Pemimpin) yang bukan hanya pandai basa-basi tapi pemimpin yang akan menjadi pelindung dan perisai bagi umat yang hakiki. Membebaskan wilayah yang diduduki dan mengerahkan jihad fii sabilillah mengirimkan pasukan militer dan menyelamatkan warga Gaza dan mengusir entitas Yahudi.

Khilafah berkewajiban menjadi pelindung dan pengurus seluruh urusan umat, baik terhadap jiwa, kesehatan fisik dan mental, pendidikan, kesejahteraan, maupun seluruh aspek masa depan mereka (termasuk anak-anak). Sehingga Khilafah akan melindungi anak-anak Palestina dengan menjaga keselamatan jiwa mereka dan memenuhi semua kebutuhan mulai dari kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan fisik dan mental.

Menerapkan hukum-hukum Allah dan menegakan khilafah merupakan kewajiban yang nyata dan bukti ketaatan seorang hamba kepada Allah Swt. Tegaknya kembali Khilafah menjadi qadhiyah masiriyah dan urgensi bagi umat muslim saat ini. Sebab tanpa Khilafah, bencana besar terjadi tanpa bisa dicegah dan tanpa penolong bagi umat. Khilafah menjadi sarana untuk menerapkan syariat Islam secara menyeluruh, serta melindungi umat dan wilayah-wilayah Islam termasuk pembebasan Palestina. Berdiam diri dari upaya menegakan kembali Khilafah merupakan salah satu kemaksiatan terbesar, Karena ketiadaan Khilafah mengakibatkan hukum-hukum Allah terabaikan.

Views: 0

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi