Berantas Narkoba dari Akarnya

Suara Pembaca

Persoalan demi persoalan menghiasi negeri ini. Persoalan lingkungan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, hingga politik pemerintahan. Kemalangan menimpa negeri tiada henti. Kasus demi kasus terjadi, dari rakyat kecil hingga petinggi negeri.

Kini, permasalahan narkoba kembali mencuat ke permukaan lantaran 11 anggota polisi berpangkat bintara hingga perwira menjual sabu ke bandar narkoba. Sunguh tragis kabar itu menimpa bangsa yang memang sudah terjerat kasus narkoba. Peristiwa ini semakin memperkuat bahwa kasus narkoba bagai benang kusut dan laksana lingkaran setan yang membelenggu negeri.

Hal itu ditanggapi oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra yang menegaskan akan menjatuhkan hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 11 polisi berpangkat bintara hingga perwira di Kota Tanjungbalai yang diduga menjual barang bukti sabu kepada bandar narkoba (8/10). Namun demikian, pemberhentian atas 11 anggota polisi itu belumlah cukup memberikan efek jera dan memberantas narkoba dari akarnya.

Persoalan narkoba menyapa semua lapisan masyarakat. Peredarannya harus dihentikan, sindikatnya pun harus ditelusuri, ditangkap, dan dihukum tegas. Sayangnya, dalam sistem kapitalisme saat ini, asas manfaat menjadikan pemerintah lengah. Mereka hanya fokus pada keuntungan materi. Demi pundi-pundi nominal, mereka memberikan nilai tawar untuk setiap kasus yang terjadi, termasuk kasus narkoba. Jamak diketahui, jika yang tersandung kasus kalangan atas, perlakuan penuh negosiasi dan hukuman seakan tak ada.

Sementara sistem Islam akan memberantas kasus narkoba dari akarnya. Peluang menjamurnya bisnis haram itu akan dihentikan dan ditindak tegas, bahkan akan dihukum seberat-beratnya sesuai beratnya kasus yang dilakukan pelaku. Suasana keimanan dalam kehidupan masyarakat, pejabat, aparat, dan penguasa akan senantiasa dijaga oleh negara. Seharusnya pemerintah menanggalkan dan meninggalkan sistem kapitalisme. Lalu dengan penuh kesadaran, pemerintah menerapkan sistem Islam agar mampu memberantas narkoba hingga ke akarnya.

Afiyah Rasyad
(Aktivis Peduli Ummat)

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi