Refleksi Peringatan Nakba: Memahamkan Umat tentang Urgensi Hidup di Bawah Islam

Oleh. Sarah Fauziah
(Kontributor MazayaPost.com)

Sudah 78 tahun lamanya sejak entitas bernama Yahudi itu merebut paksa Palestina. Ia menjajah Palestina sejak 15 Mei dengan dukungan Inggris. Sampai saat ini, umat muslim di sana masih terus berjuang mengusir keluar semua bentuk penjajahan atas mereka di tengah diamnya para pemimpin muslim di dunia ini.

Dalam memperingati 78 tahun Nakba Palestina ini, Sektor Liga Arab untuk Palestina dan Wilayah Arab yang diduduki mendesak perlindungan internasional untuk segera menghentikan pendudukan Israel atas Palestina, termasuk Yerusalem Timur
(antaranews.com, 15/5/2026).

Sebenarnya, tragedi Nakba ini bukan hanya sekadar sejarah tindak ketidakadilan historis masa lalu biasa, melainkan sebuah siklus kekerasan dan perampasan hak yang masih terus menghantui Palestina hingga saat ini.

Berlanjutnya penjajahan di Palestina merupakan gambaran nyata akan kegagalan sistem yang sedang ditegakkan dalam menciptakan kerahmatan di dunia, sekaligus menunjukkan busuknya konsep negara bangsa. Karena konsep tersebut membuat umat Islam kehilangan kekuatannya.

Pembebasan Palestina dari penjajahan tidak bisa diharapkan datang dari negara-negara adidaya, lembaga internasional, ataupun regional. Semua itu malah ada untuk lebih mengukuhkan penjajahan terhadap umat Islam. Pembebasan Palestina harus menjadi agenda yang memasukkan penegakkan sistem kepemimpinan Islam. Karena, hanya dengan kepemimpinan Islamlah yang dapat diharapkan bisa mengusir mundur penjajahan dan mengalahkan kekuatan pendukung-pendukungnya.

Sehingga, agenda utama yang dapat dilakukan saat ini adalah mulai memahamkan pada umat tentang kebutuhan hidup kita di bawah naungan kepemimpinan Islam sebagai wujud keimanan. Saatnya kaum muslim siap merebut kepemimpinan dunia dan menebarkan! ahmat ke seluruh penjuru alam ini. Wallahualam.

Views: 0

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi