
Muhammad Ayyubi ( Direktur Mufakkirun Siyasiyyun Community )
Ternyata selama ini rakyat ditipu. Pertamina yang selama ini diyakini menjual pertalite hanya untuk orang miskin, nyatanya mengoplosnya dan merubahnya dengan nama pertamax agar bisa dijual lebih mahal dengan selisih Rp. 2.900/liter.
Akibat tindakan ini negara mengalamai kerugian hingga Rp. 193 triliun, itu pun hanya pada hitungan tahun 2023, bahkan menurut Kejagung bahwa kerugian akibat korupsi ini mencapai Rp. 1 kuadrlilun ( Rp. 1000 triliun ) jika dihitung sejak 2018 – 2023.
Sejatinya, penipuan kepada seluruh rakyat Indonesia telah terjadi sejak negeri ini merdeka tahun 1945. Janji janji kesejahteraan diucapkan oleh setiap Presiden yang memimpin, mulai dari Soekarno hingga Prabowo saat sekarang, tetapi apa yang di dapat ? Janji tinggal janji, kesejahteraan yang diharapkan tidak kunjung datang, laksana menggantang asap.
Apa yang terjadi ? Hingga kita semua tertipu oleh semua Presiden yang ada?. Problem terjadi bukan pada siapa presidennya, tetapi karena sistemnya.
Karena siapa pun Presiden yang memimpin, maka potensi untuk menipu rakyat sangat besar. Karena sistem yang ada sejatinya tidak akan bisa menyejahterakan rakyat.
Demokrasi berbasis sekulerisme yang meletakkan pengambilan hukum kepada manusia adalah sumber bencana itu. Janji kesejahteraan hanyalah fatamorgana.
Jika hari ini Pertamina menipu rakyat Indonesia sejak lima tahun terakhir ini, kita sudah sebegitu marahnya, maka sikap yang sama- bahkan lebih- harusnya kita tujukan kepada Pemerintah yang Sudah menipu rakyat ini puluhan tahun dengan menerapkan Demokrasi.
Selanjutnya, rakyat ini jangan mau ditipu lagi oleh politisi sekuker pada pemilu 2029, orang yang akan mencalonkan diri menjadi pemimpin pun adalah orang yang sama pada pemilu 2024 kemarin.
Rakyat semestinya memutuskan hubungan dengan politisi dan partai partai sekuler yang hanya bisa berjanji tanpa ada bukti.
Rakyat harus melabuhkan perjuangan mereka kepada para pejuang di luar sistem dengan menegakkan Syariah Islam di bawah naungan Khilafah.
Khilafah telah terbukti secara normatif historis yang menciptakan kesejahteraan bukan hanya kepada umat Islam tetapi juga kepada seluruh rakyat tanpa memandang agama.[]
Views: 0

















