Study Islam

Berani Berkorban demi Menggapai Ridha Allah

Oleh. Widya Astuti “Di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari ridha Allah. Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba(-Nya).” (QS Al-Baqarah: 207) Sahabat, pernahkah sahabat berkorban demi seseorang atau demi suatu hal yang dicintai? Saya rasa mungkin pernah, ya, sahabat. Misalnya, sahabat berkorban tidak jajan selama dua minggu agar

Berkumpul Bersama Manusia Terbaik, Siapa Mau?

Oleh. Widya Astuti “Siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nabi Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (akan dikumpulkan) bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pncinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” ( QS An-nisa’: 69) Ayat ini begitu berkesan

Jangan Lupakan Dirimu!

Oleh. Widya Astuti “Mengapa kamu menyuruh orang (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca kitab (Taurat), Tidakkah kamu mengerti?” (QS Al-Baqarah: 44) Ayat ini menjadi pengingat diri bahwasanya ketika kita menyuruh orang lain untuk berbuat baik, maka jangan sampai melupakan diri kita sendiri. Artinya sembari kita menyuruh

Hukuman bagi Pencuri

Oleh. Tini Ummu Faris وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوْٓا اَيْدِيَهُمَا جَزَاۤءًۢ بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ “Adapun orang laki-laki maupun perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) balasan atas perbuatan yang mereka lakukan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS Al-Maidah: 38) Sahabat, apa yang ada

Ekonomi dan Bisnis

Politik dan Hukum