Utang Luar Negeri, Masih Menghantui

Utang Indonesia dikatakan pada Oktober 2022 masih melanjutkan tren penurunan. Sejak bulan Maret 2022, posisi dan pertumbuhan ULN pemerintah konsisten mengalami penurunan. Pernyataan ini dianggap sebagai satu hal positif dan relatif aman serta terkendali mengingat hampir seluruhnya merupakan ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah (15/12).

Meski terhitung mengalami penurunan, nyatanya ULN negeri ini masih sangat tinggi. Bahkan, untuk melunasinya saja, masih selalu kelimpungan. Namun, utang pemerintah dianggap sebagai satu hal yang wajar dalam sistem kapitalisme karena untuk pembangunan. Sebab, kapitalisme adalah sebuah sistem atau cara pandang suatu negara yang memisahkan agama dari kehidupan, sehingga wajar jika utang menjadi cara utama yang dilakukan ketika membutuhkan.

Meskipun bunga atas utang itu juga luar biasa besarnya, tetapi menurut negara itu hal yang wajar karena sudah seperti tumbu ketemu tutup. Negara membuka utang luar negeri dengan bunga yang tinggi menjadi solusi. Hal ini sejatinya masih terus menghantui masa depan negeri ini.

Adalah paradigma yang salah konsep utang suatu negeri. Dari sisi hubungan luar negeri, utang dapat menjadi alat pengendali negara pemberi utang. Dari sisi dalam negeri, menunjukkan adanya salah kelola sumber daya alam yang sangat melimpah, juga sebenarnya dapat menjadi sumber dana. Namun, sistem ekonomi kapitalis telah menjebak negara sehingga negara tak berdaya.

Maka seharusnya, negeri ini mencari solusi alternatif, yaitu dengan penerapan sistem ekonomi Islam. Islam akan menjadikan negara kuat dan berdaulat serta tidak tunduk kepada asing. Dalam Islam, utang akan dilakukan kalau kas negara mengalami kekosongan disaat negara sangat membutuhkan. Misalnya terjadi gempa bumi, tanah longsor atau bencana yang terjadi tiba-tiba, maka boleh berutang pada rakyat yang kaya dan nanti juga akan dikembalikan tanpa imbalan atau riba.

ULN terjadi akibat salah tata kelola kekayaan negeri yang ada. Sebab, sejatinya negeri ini kaya raya akan sumber daya alamnya. Yang mana dari sumber daya tersebut bisa dikelola dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga utang pun sangat minim dilakukan.

 

Arum
(Komunitas Menulis Setajam Pena)
Padas Ngawi, Jawa Timur

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi