Nilai Ekonomi Makin Rendah, PHK Massal Bertambah

Oleh. Nabila Andifa
(Santri Ideologis)

PHK massal terus menghantui para pekerja. Rakyat tercekik. Kehidupan rakyat makin sulit. Lagi dan lagi, rakyat harus menghadapi kenyataan pahit. Di tengah mahalnya harga beras, naiknya tarif listrik, pajak yang semakin mencengkeram, kini terjadi pula perampasan pekerjaan rakyat. Tak heran bahwa saat ini kemiskinan sedang melanda permukaan negeri.

Pabrik ‘raksasa’ tutup berjemaah! Dikutip dari Evening Up CNBC Indonesia, bahwa PT Sepatu Bata secara terpaksa harus menutup pabrik produksinya di daerah Purwakarta, Jawa Barat. Tercatat sebanyak 233 pekerja harus menerima kenyataan pahit ini, yaitu terkena PHK massal (11/05/2024).

Fenomena ini merupakan kelanjutan dari banyaknya pabrik sektor padat karya yang tutup di Provinsi Jawa Barat. Hal ini bahkan diakui oleh Ketua Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan daerah Jawa Barat.

Tak dapat dimungkiri bahwa kejadian saat ini merupakan suatu akibat dari ketidakstabilan ekonomi karena berbagai kondisi global. Hal ini sudah pasti akan berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan dan berbagai hal sederet lainnya, seperti perkara pangan rakyat, kesenjangan yang semakin menjulang tinggi, bahkan sampai ke perkara kesehatan rakyat.

Sejauh ini, rakyat hanya bisa pasrah. Sungguh, “bak tikus mati di lumbung padi.” Sungguh miris, rakyat dibiarkan berjuang sendirian. Pemerintah gerak apa? Apalah daya pejabat negara. Mereka yang disebut pelayan rakyat kenyataannya malah melayani diri mereka sendiri.

Akui saja, bahwa sistem Kapitalisme adalah biangnya. Beginilah potret negara yang berasaskan keuntungan segelintir oknum yang berkepentingan. Dengan teganya melepaskan tanggung jawab mengelola ekonomi termasuklah kosongnya lowongan pekerjaan alias sumber kebutuhan rakyat.

Sistem kapitalisme ini tak memiliki mekanisme yang menjamin kekenyangan rakyat. Sedikitnya lapangan pekerjaan dan rendahnya upah menjadi wajah sistem ini. Rakyat dibiarkan berjuang sendirian untuk memenuhi perut mereka yang seharusnya menjadi tanggung jawab sistem. Maka dari itu, kita butuh sistem lain yang mampu menangani semua ini. Tak lain dan tak bukan ialah sistem Islam. Sistem yang menjamin kesejahteraan individu rakyat dengan berbagai mekanisme.

Penguasaan sumber daya alam (SDA) dalam sistem ini juga menjamin terbukanya lapangan pekerjaan yang sangat luas dan beragam, juga dengan gaji yang tak sedikit. Negara yang bersistem Islam juga akan memberikan jaminan ber usaha untuk perusahaan yang ada. Maka, jalan satu-satunya untuk merubah keadaan saat ini ialah mencampakkan sistem saat ini dan menggantinya dengan sistem Islam. Takbir!

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi