Islam Solusi Konflik Kazakhstan

Berbagai konflik di dunia, terutama di negeri Muslim kerap terjadi. Balutan jubah ideologi kapitalisme membuat konflik berkepanjangan. Belum usia di belahan benua yang satu, muncul di belahan benua lainnya, belum tuntas di wilayah yang satu, disusul wilayah lainnya. Sungguh memprihatinkan kondisi negeri Muslim saat ini.

Media kini digemparkan oleh konflik di Kazakhstan yang sampai berdarah-darah. Ratusan pendemo tewas dan lebih dari lima ribu orang ditahan pihak kepolisian. Aksi itu dikabarkan karena dipicu kenaikan harga LPG.

Jumlah korban meninggal dikabarkan ada 164 orang. Kementrian Kesehatan Kazakhstan menyatakan belum diketahui jumlah tersebut hanya warga sipil ataukah termasuk aparat. Kantor Kepresidenan Kazakhstan juga menyatakan bahwa 5.800 orang ditahan polisi (9/1).

Huru-hara demonstrasi yang terjadi di Kazakhstan sampai menelan korban dan berujung penangkapan seakan menegaskan betapa represifnya pemerintahan yang ada. Aspirasi warga yang seharusnya didengarkan dan dipertimbangkan usulannya berakhir tragis. Tak dimungkiri, kerepresifan sebuah negara tak lepas dari ideologi yang menuntunnya. Saat ini, ideologi kapitalisme mencengkram dunia, termasuk Kazakhstan.

Sistem kapitalisme menggunakan taringnya untuk mencabik negeri-negeri Muslim yang kaya sumber daya alam (SDA). Sehingga, hidup rakyat di negeri Muslim penuh konflik dan jauh dari kesejahteraan. Sistem ekonomi kapitalisme mendorong negara lepas tangan atas riayah terhadap rakyat. Layaknya pedagang, negara bertransaksi jual beli dengan rakyat. Sahingga, negara tak peduli harga-harga kebutuhan masyarakat melambung tak terkendali. Pelayanan terhadap rakyat sudah jauh dari aktivitas kenegaraan.

Kekayaan SDA memancing negara besar untuk mengincar negeri Muslim, termasuk Kazakhstan. Mereka mendekat kepada negeri-negeri Muslim untuk meraup kekayaan yang ada. Dengan alasan kerjasama ataupun investasi, negara besar penganut kapitalisme akan mengintervensi kebijakan dan mengeksploitasi kekayaan.

Berkaca dari berbagai konflik di negeri-negeri Muslim, saatnya kaum Muslim dan para penguasa Muslim mencampakkan ideologi kapitalisme. Sebagai Muslim, seharusnya menjadikan syariat Islam sebagai aturan di seluruh aspek kehidupan. Sebab, Islam bukan sebatas agama, melainkan juga solusi atas seluruh problematika kehidupan, termasuk Islam solusi atas konflik di Kazakhstan.

Selama 14 abad, Islam telah menorehkan tinta emas atas kegemilangannya dalam memimoin dunia. Kesejahteraan rakyat merata di seluruh penjuru dunia. Rahmat bagi seluruh alam dirasakan siapa saja, Muslim ataupun kafir dzimmi, bahkan kaum kafir yang berada di darul kufur. Islam tak akan mematok harga. Mekanisme harga diserahkan pada pasar sesuai permintaan dan penawaran. Adapun pengelolaan SDA, Islam mengharamkan negara berlepas tangan, apalagi sampai menyerahkan pada korporasi swasta ataupun asing. Negaralah yang berkewajiban mengelolan kekayaan alam dan mendistribusikannya untuk rakyat.

 

Afiyah Rasyad
(Aktivis Peduli Ummat)

Dibaca

 35 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi