Islam Moderat Mengubah Agama

Moderasi beragama adalah cara pandang dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran dengan tidak ekstrem dan tidak berlebih-lebihan dalam menjalankan agamanya. Artinya, menjadi Muslim tidak perlu ber-Islam secara sempurna, tetapi harus terbuka mengakui keyakinan agama lain dan memandang semua agama itu sama walaupun bertentangan dengan syariat.

Moderasi agama gagasan yang lahir dari Rand Corporation, sebuah lembaga analisis dan kebijakan di AS. mereka sangat menentang penerapan Islam. 99,99% kaum Muslim harus menaati dari segala aspek. Tentunya mengandung tujuan untuk menyingkirkan Islam dari segala aspek kehidupan termasuk dalam sistem pemerintahan. Akhirnya, komunitas Muslim berada dalam frustasi dan kegagalan mencari solusi.

Adalah proyek besar yang dimotori oleh Barat karena mengkhawatirkan sistem yang lahir dari Islam dengan mengesahkan peraturan dan berbagai cara, termasuk memberikan beasiswa kepada para cendekiawan Muslim agar lebih dekat dengan Barat. Sekarang ummat dicekoki pemahaman bahwa Islam adalah krisis dan masyarakat adalah problematika.

Padahal, Islam menjadi satu-satunya agama yang memberikan kemaslahatan bagi seluruh ummat. Islam adalah agama sekaligus ideologi. Aturannya mengatur ibadah sekaligus meliputi seluruh aspek kehidupan. Syariat Islam pernah diterapakan sebagai sistem hidup dalam bentuk Khilafah. Maka dari itu, mereka akan melakukan cara untuk mengerogoti Islam dan ajarannya.

Mereka juga melakukan pemetaan untuk menetapkan strategi dan membaginya dalam empat kelompok: fundamentalis, tradisional, modernis, dan sekularis. Barat terus memojokkan kaum fundamen dan mendukung kaum sekularis. Padahal, jelas bagu seorang Muslim tidak diperbolehkan mengambil jalan hidup selain Islam.

Oleh. Hilyatil Zilfa Najmi

Dibaca

 76 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi