Be Aware of Kearifan Lokal

Derai kampanye moderasi kian menjadi. Selimut kearifan lokal menjadi tameng terkuat di tengah masyarakat. Tak dimungkiri, penerimaan akan sebuah tradisi seakan menjadi kemolekan khazanah budaya meski bersebrangan dengan aturan Sang Maha Pencipta.

Berbagai cara untuk menderaskan moderasi beragama dilakukan, salah satunya kearifan lokal. Namun, sebagai Muslim wajib hati-hati agar tak terjerumus dalam urf ataupun tradisi yang berbalut kesyirikan.

Kemolekan budaya lokal yang bertentangan dengan Islam digalakkan. Meski berucap basmalah, tentu sesuatu yang tak sesuai dengan nash Al-Qur’an dan As-Sunnah tak layak dijadikan pagelaran, tontonan, ataupun ritual kebudayaan. Alih-alih memelihara kearifan lokal, tapi justru menyandera akal.

Seyogiayanya seluruh elemen kaum Muslim, terutama tokoh dan ulama bersinergi menghalau rusaknya ide yang mencampuradukkan ajaran Islam dengan tradisi kesyirikan. Amal baik tak cukup hanya dengan niat baik karena Allah, tapi wajib aktivitasnya sesuai dengan rambu-rambu syariat Islam. Maka, be aware of kearifan lokal.

Afiyah Rasyad
Aktivis Peduli Ummat

Dibaca

 39 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi