Aparat Amanah dalam Sistem Islam

Duhai, rapor merah seakan memenuhi lingkungan aparat masa kini. Kian hari, citra buruk aparat kian dirasakan rakyat. Betapa tidak, aparat yang seharusnya mengayomi dan menjaga rakyat seakan menjadi musuh rakyat. Oknum aparat yang tak bertanggung jawab atas amanahnya sepertinya jamak diketahui oleh khalayak.

Sebut saja kasus pencurian yang menimpa Meta Kumala (32) di Jalan Sunan Sedayu, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (7/12) lalu. Dia pun langsung melapor kronologi kejadiannya, sayang dia kena omel aparat lantaran memiliki banyak ATM (13/12).

Gambaran kasus yang menimpa Meta memang tidak bisa digebyah uyah, namun aparat seharusnya menerima laporan dengan administrasi yang cepat, sikap ramah, dan langsung bergerak mengolah kasus kejadiannya. Sudah sering mencuat kabar bahwa aparat kurang gerak cepat dalam olah perkara, terkadang malah tutup perkara. Tentu saja hal ini mengurangi rasa percaya rakyat pada aparat.

Wajar saja jika aparat tak memiliki empati pada kasus kriminalitas yang terjadi. Sistem kapitalisme yang dianut negeri ini menanggalkan rasa kemanusiaan dan welas asih dengan menjadikan aparat sosok individualis dan meterialis. Sungguh, asas manfaat dengan hitungan jumlah materi akan menjadi sebuah ukuran dalam sistem kapitalisme, bukan pelayanan prima dalam menjaga dan mengayomi rakyat.

Aparat yang amanah akan sulit dijumpai dalam sistem kapitalisme. Namun, aparat amanah yang benar-benar menjaga dan mengayomi rakyat akan ada dalam sistem Islam. Dimana negara akan mengontrol para aparat yang sedang patroli di tiap wilayahnya. Negara juga akan menjaga suasana keimanan di tengah aparat dan rakyat agar tercipta suasana kondusif yang minim kriminalitas.

Jika ada tindak kriminal sekecil apa pun, maka aparat akan bergerak cepat menyelesaikannya. Mereka akan menjalankan amanah tanpa pandang buku siapa yang melaporkan dan siapa pelakunya. Bentuk tanggung jawab atas kewajiban yang dimban menjadikan mereka bersungguh-sungguh melaksanakan tugasnya, terutama tanggung jawab di akhirat kelak akan semakin membuat aparat selalu amanah.

Demikianlah sistem Islam menjadikan aparat amanah pada tugasnya. Sehaeusnya para aparat Muslim menjalankan tugas penuh tanggung jawab karena Allah selalu mengawasi. Saatnya negara turun tangan untuk menjadikan aparat amanah dengan menerapkan sistem Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan.

 

Afiyah Rasyad
(Aktivis Peduli Ummat)

Dibaca

 65 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi