Ada Klaim yang Lebih Mengerikan daripada Citayam Fashion Week

Oleh: Rizqi Awal
Pegiat Komunitas Hijrah

Baim Wong, seorang selebgram, artis juga content creator, baru-baru ini berusaha mengklaim melalui kemenkumham soal CFW. Permohonan PT Tiger Wong tersebut teregistrasi dengan nomor JID2022052181. Permohonan itu diterima PDKI Kemenkumham pada 20 Juli 2022.

Citayam Fashion Week, dalam permohonan perusahaan Baim Wong, disebut sebagai hiburan dalam peragaan busana hingga podcast.

Juga ada pengakuan pula dari pihak lain, Indigo, yang juga ikut mendaftarkan claim CFW.

Di tengah kehebohan itu, bagi saya, wajar jika ada beberapa orang memanfaatkan ketenaran CFW untuk menjadi klaim merek. Tahukah kah kita? sekelas tempe saja, telah jadi klaim Jepang secara internasional, meskipun kita tahu bahwa tempe adalah masakan yang disukai masyarakat Indonesia.

Meski pada akhirnya Baim Wong beserta sejumlah pihak yang semula mendaftarkan HAKI tersebut telah mencabut dan memberikan pernyataan melepaskan merek CFW.

Bagi saya, klaim ini tak menakutkan dan mengubah paradigma tongkrongan anak anak Citayam yang kekinian direbut oleh anak anak Jaksel. Klaim yang lebih mengkhawatirkan justru terjadi di tengah tengah ummat Islam. Yakni, klaim yang menjauhkan generasi muslim Indonesia dari nilai kebenaran yang bersumber dari Qur’an dan Sunnah.

Misal, bahwa penggunaan hijab bagi muslimah tidak wajib. Kemudian klaim bahwa pernikahan wanita muslim dengan non muslim itu tak berdosa. Adalagi klaim bahwa membaca Qur’an secara bersama sama di tempat umum, semisal di Malioboro adalah bentuk intoleran dan radikal. Juga, termasuk klaim bahwa Khilafah yang merupakan bagian dari ajaran Islam tidak lagi sesuai dengan zaman dan NKRI.

Ada yang lebih parah lagi, klaim bahwa musyawarah dan demokrasi itu sama, sehingga keputusan tertinggi berada di tangan rakyat melalui majelis perwakilan adalah islami, juga telah masuk ke dalam jiwa jiwa kaum muslim.

Klaim klaim membahayakan ini, menjadi upaya Barat dan kaum sekuler untuk terus mengkerdilkan syariah Islam yang kaffah. Alhasil, generasi muda Islam khususnya, dan kaum muslim umumnya dibuat phobia terhadap aturan Islam secara kaffah.

Sadarkah kita, klaim klaim yang beredar itu telah membahayakan bangsa Indonesia, yang dibesarkan dengan kesultanan Islam dengan menjunjung tinggi Islam dan menghormati mereka yang berbeda, seakan akan tidak terima bila Nusantara ini diatur dengan Islam yang sempurna.

Wallahu a’lam.

Dibaca

 15 total views,  2 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi