DURI PERJUANGAN HAMILUD DAKWAH

Oleh: Ust. Ismail Yusanto
(Cendekiawan Muslim)

Pejuang sejati di setiap zaman selalu ada
Jika mereka lelah karena mengusung kebenaran maka Allah akan menguatkan kembali
Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia
maka akan ada banyak pejuang yang rela menggantikannya

Dakwah tidak pernah kehabisan pejuang
Kereta dakwah akan terus melaju
Menghancurkan setiap penghalang
Dan akan berhenti di stasiun kemenangan.
Semoga Allah selalu menguatkan kita di jalan dakwah
Menuntun kita di kala lelah melanda

Menghibur dengan janji kemenangan dikala sedih dan duka
Bahwa Khilafah akan segera tercapai di tangan kita
Jika cobaan sepanjang sungai
Maka seharusnya kesabaran seluas samudera.
Jika harapan seluas hamparan
Seharusnya ikhtiar itu seluas langit yang membentang.
Jika pengorbanan sebesar bumi
Seharusnya keikhlasan itu seluas jagat raya
Kemenangan Islam adalah janji Allah
Dengan atau tanpa kita.

Jika kita tidak mengambil peran perjuangan
Pasti akan ada yang lain
Bukan Islam yang memerlukan kita
Tapi kitalah yang membutuhkan Islam
Hidup adalah pilihan
Mau mengambil peran perjuangan atau tidak
Maka teruslah melangkah
Meski semua manusia berhenti
Teruslah melangkah
Meski duri tajam mengoyak kaki
Pelaut ulung tidak lahir dari laut yang tenang

Aktivis dakwah yang tangguh
Tidak lahir dari jalan dakwah yang mulus
Jatuh bangun dalam dakwah itu biasa
Bangkit dari jatuh itu baru luar biasa!
Yang penting adalah berapa kali kita bangkit setelah terjatuh
Jangan katakan “Wahai Allah, masalahku sangat besar”
Tapi katakan “Wahai masalah, Allah itu Maha Besar”

Berbagai masalah itulah yang membuat kita bertahan dan berTuhan
Jika kita lari dari masalah
Berarti kita lari dari kasih sayang Allah
Pemenang adalah orang yang pandai bersyukur
Dan berusaha bangkit dari masalah
Bersiaplah menjadi pemenang
Pemenang dalam pertarungan sengit antar peradaban

Hanya akan ada satu peradaban yang memimpin dunia
It is time for khilafah to lead the world
The greatest ages ever!

Saudara-saudara sekalian
Jadilah akar yang gigih mencari air
Menembus tanah yang keras demi sebatang pohon
Ketika pohon tumbuh
Berdaun rimbun
Berbunga indah
Menampilkan keelokannya pada dunia
Dan mendapatkan pujian
Akar tetap tidak iri
Ia tetap tersembunyi dalam tanah
Itulah makna dari sebuah ketulusan dan keikhlasan.

Manusia yang memiliki perpaduan tulus, ikhlas, sabar, dan tegar bagai Akar
Merekalah orang-orang yang mampu mengubah warna zaman
Yang akan tetap hidup dan menghidupkan
Bukanlah kesulitan yang membuat kita takut
Tapi ketakutan yang membuat kita sulit
Karena itu
Jangan pernah mencoba untuk menyerah
Dan jangan pernah menyerah untuk mencoba

Ingatlah, saudara-saudaraku
Jalan perjuangan selalu dirintis oleh orang-orang yang berilmu
Dikerjakan oleh orang-orang yang ikhlas
Dan dimenangkan oleh orang-orang yang berani

Pejuang sejati tidak selalu hadir pada orang yang cerdas
Tidak pula pada orang yang hebat
Mereka yang tetap bertahanlah yang layak disebut pejuang sejati
Mereka akan selalu belajar dan belajar dari setiap masalah yang dihadapi
Dari setiap momen yang dialami
Hingga suatu hari ia dapati dirinya telah berubah menjadi

Lebih sabar….
Lebih ikhlas…
Lebih berani…

Oleh karena itu, marilah kita singsingkan lengan baju
Kuatkan iman
Bulatkan tekad
Bergeraklah untuk berjuang bersama bagi tegaknya kembali izzul Islam wal muslimin tegaknya kembali syariat dan Khilafah

Wahai para pengusaha pejuang penerus Abdurrahman bin Auf abad 21
Wahai para penegak Khilafah rasyidah
Tegakkanlah Khilafah berdasar manhaj nubuwwah
Kibarkan al-liwa dan ar-rayyah laksana bintang di alam semesta
Sesungguhnya, Masa depan dakwah adalah benar-benar ada di tangan kita
Di tanganmu, di tangan anda semua para pengusaha

Di tangan kita. Takbir!!!
Allahuakbar! Allahuakbar! Allahuakbar!

Source: MNews/Nsy

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi