Belantara Kedzaliman

Oleh. Afiyah Rasyad

Sembilu terus menyapa keadaan
Mengiris siapa saja yang bertentangan
Kebijakan semena-mena terus dipertontonkan
Memamerkan arogan dan belantara kedzaliman

Selendang kekuasaan membelit sanubari
Lenyap simpati dari dalam diri
Merongrong keserakahan puaskan nafsu duniawi
Tak peduli betapa sengsaranya ibu pertiwi

Lihai lisan beroceh kepalsuan
Janji terbingkai dalam suluk kedustaan
Jiwa-jiwa sibuk butuh pengakuan
Belantara kedzaliman dipoles penuh pencitraan

Riak kemarahan rakyat mengangkasa
Tapi, jemawa terus berdiri gagah di atas kuasa
Kekecewaan dibiarkan begitu saja
Menumpuk dan membusuk dalam helaian derai tawa

Punggawa tersesat dalam belantara kedzaliman
Menolak keras pada ecercah kebenaran
Hati yang pekat tertutup kesombongan
Demi remah-remah kekuasaaan

Dibaca

 30 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi