Altar Cinta

Oleh. Afiyah Rasyad

Rasa terima kasih terus mengudara
Bertabur menuju ibunda
Belas kasihnya yang tiada tara
Balas budi tak pernah ia pinta

Senyum keikhlasan selalu terhias
Ketabahan mengasuh hadir totalitas
Ucapan dan tindakan tak mengandung bias
Maaf dan cintanya selalu datang tanpa batas

Altar cinta hadir sepanjang usia
Perhatian ibunda mengisi relung jiwa
Tak dibiarkan kosong meski siinci saja
Itulah fitrah ibunda sebagai wanita

Sayang berjuta sayang
Fitrah ibu banyak yang hilang
Saat kebahagiaan hanya bersandar pada uang
Pengasuhan anak dianggap waktu yang terbuang

Kini, altar cinta ibunda kian sirna
Saat mereka berlomba-lomba mengejar kebahagiaan dunia
Banyak harta dan ketenaran menjadi tujuan utama
Kasih sayang tulus ibunda kian tersandera

Semak sistem kapitalisme turut campur
Fitrah ibunda terus digempur
Tugas utama kian luntur
Altar cinta terus kabur

Islam hadir memuliakan wanita
Ummu warobbatul bayt menjadi tugas utama
Altar cinta ibunda milik anak-anaknya
Tak bisa ditukar meski dengan setetes dunia

Dibaca

Loading

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Konsultasi