Dari Bangke, Bank Emok, Bank Rabu Hingga Bank Kamis

Gempa Sumber Tangkil,Malang.

Kala bencana datang di suatu wilayah, maka berbondong-bondong bantuan hadir menyapa. Meringankan beban, menghibur dan mendampingi korban, agar bangkit tuk menatap masa depan.

Merecovery mental korban agar muncul kesadaran yang benar dalam menyikapi bencana. Tidak menyalahkan keadaan, menjadi mental korban yang senantiasa berharap pada angan-angan belaka.

Memahamkan bencana sebagai ujian. Yang harus disikapi dengan benar. Karena sungguh Allah Swt melalui rasulNya telah mengingatkan kenapa bencana bisa menyapa.

Rasulullah saw bersabda:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا والرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampung, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan diri mereka dari azab Allah (HR al-Thabarani dan al-Hakim).

Zina telah menjamur dari tempat tidak berbilik hingga bilik-bilik hotel mewah. Dari orang biasa hingga orang luar biasa (tokoh publik, dll). Dari bank keliling, bank emok, bank Rabu hingga bank Kamis, dll. Berebut nasabah dengan iming-iming hadiah dan lainnya.

Bencana tidak menjadi bahan untuk muhasabah diri akan peringatan ilahi Robbi. Justru bank-bank tersebut turun ke lokasi menarik ‘simpati’ dengan berbalut program peduli bencana. Tidak ada rasa empati dan simpati mereka membikin peduli bencana demi sesuap nasi. Agar nasabah tetap membayar tanggungan tanpa basa-basi.

Saatnya mereka dikerasi. Dengan edukasi ummat bersama pejuang-pejuang Islam sejati. Hingga ummat tahu pasti. Tabiat buruk Utang yang akan dibawa sampai mati.

Dibaca

 71 total views,  1 views today

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

Artikel Terbaru

Konsultasi